Golkar siap Hadapi SBY


Jumat, 13/02/2009 21:05 WIB
Wacana Blok M dan Blok S
'Gerakan Non-blok' Golkar siap Hadapi SBY
Reza Yunanto - detikPemilu

Jakarta - Menguatnya wacana Blok M (Megawati) versus Blok S (SBY) dianggap menyepelekan Partai Golkar (Golkar) sebagai partai besar. Jika opsi SBY-JK tak berlanjut, Golkar siap mengusung gerakan non-blok dan berhadap-hadapan dengan SBY di Pilpres.

Ketua DPP Partai Golkar Priyo Budi Santoso mengatakan jika Golkar sebenarnya punya opsi lain selain mempertahankan duet SBY-JK, yakni memimpin koalisi alternatif yang tak memihak ke salah satu blok, baik Blok M atau Blok S.

"Sekarang ada Blok M dan Blok S, bisa saja Golkar mengambil inisiatif memimpin gerakan non-blok," ucap Priyo di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (13/2/2009). (selanjutnya...)

Situasi Pemko Tak Kondusif


Jumat, 13 Februari 2009
Situasi Pemko Tak Kondusif

SKPD Menumpang dan Mengontrak

Masih Kontrak: Kantor baru Dispora Kota Padang terletak di kawasan GOR H Agus Salim, depan kantor Sushi FM. Kantor kontrakan ini rencananya diresmikan Wali Kota Padang, dalam pekan ini. Hingga kemarin, kantor bercat putih dan biru itu belum terlihat kesibukan berarti.

Padang, Padek--Perubahan struktur organisasi tata kerja (SOTK) di lingkungan Pemko berdampak tidak kondusifnya suasana kerja dan pelayanan terhadap masyarakat. Hingga saat ini, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan Badan Penanggulangan Bencana (BPB) belum memiliki kantor permanen.
Kantor Dispora saat ini sudah ada, tapi mengontrak di rumah warga yang berlokasi di kawasan GOR H Agus Salim. Kontrak disepakati selama tiga tahun senilai ratusan juta. Meski mengontrak, kantor dinas yang dipimpin Firdaus Ilyas ini akan diresmikan Wali Kota Padang, dalam pekan ini.
(selanjutnya...)

Lokasi Terlarang Bagi Atribut Kampanye

Lokasi Terlarang Bagi Atribut Kampanye Caleg dan Parpol

PadangKini.com | Jumat, 13/2/2009, 12:01 WIB

PADANG-Wali Kota Padang Fauzi Bahar mengeluarkan surat edaran lokasi pemasangan atribut kampanye partai politik dan calon legislatif, 3 Februari lalu.

Dalam surat edaran tersebut, sejumlah lokasi yang terlarang menjadi tempat pemasangan atribut adalah pohon pelindung, tiang listrik, tiang telepon, kantor pemerintah, sekolah, rumah ibadah serta di lokasi yang menghambat pandangan rambu lalu lintas.

Sementara lokasi yang diizinkan, untuk jalan protokol jalur utara-barat-timur berada di jalan depan batas kota, depan pasar Lubuk Buaya, depan Griya Bunga Mas, depan Asia Biscuit, Jalan Alai, Jalan Raden Saleh, depan Kantor Dirjen Aggaran Khatib Sulaiman, Jalan Simpang Poltabes, Simpang Lubeg dan Simpang By Pass Lubeg.

Untuk jalan protokol jalur selatan, lokasi yang diizinkan di pertigaan Inna Muara, Jalan Gereja dan Simpang Sari Petojo.

Sementara untuk bundaran, lokasi yang diizinkan diantaranya bundaran Taman Melari, bundaran Jam Ria, bundaran Hotel Ambacang, bundaran Mesjid Nurul Iman, bundaran DPRD Sumbar.

Untuk jembatan, lokasi yang diizinkan diantaranya jembatan Muaro Penjalinan, Air tawar, Purus, Padang Baru, Rasuna Said, jembatan kecil Khatib Sulaiman.

Ketua Panwaslu Kota Padang Zulkarnaini, Jumat (13/2) mengatakan akan menertibkan atribut kampanye parpol dan caleg yang dipasang di lokasi terlarang. Penertiban akan dilakukan dalam waktu dekat menunggu terbentuknya tim terpadu. (oca)

Situasi Pemko Tak Kondusif

Jumat, 13 Februari 2009
Situasi Pemko Tak Kondusif

SKPD Menumpang dan Mengontrak

Masih Kontrak: Kantor baru Dispora Kota Padang terletak di kawasan GOR H Agus Salim, depan kantor Sushi FM. Kantor kontrakan ini rencananya diresmikan Wali Kota Padang, dalam pekan ini. Hingga kemarin, kantor bercat putih dan biru itu belum terlihat kesibukan berarti.

Padang, Padek--Perubahan struktur organisasi tata kerja (SOTK) di lingkungan Pemko berdampak tidak kondusifnya suasana kerja dan pelayanan terhadap masyarakat. Hingga saat ini, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan Badan Penanggulangan Bencana (BPB) belum memiliki kantor permanen.
Kantor Dispora saat ini sudah ada, tapi mengontrak di rumah warga yang berlokasi di kawasan GOR H Agus Salim. Kontrak disepakati selama tiga tahun senilai ratusan juta. Meski mengontrak, kantor dinas yang dipimpin Firdaus Ilyas ini akan diresmikan Wali Kota Padang, dalam pekan ini.
Selain kantor yang masih mengontrak, Dispora mengaku kekurangan pegawai. Idealnya dibutuhkan 100 orang staf. Namun, saat ini baru ada sekitar 70 orang, terdiri pejabat struktural 17 orang, 11 Kasi, empat kepala bagian, satu sekretaris. Masing-masing Kasi memiliki empat orang staf. Di samping itu, juga ada satu Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) GOR.

Pantauan Padang Ekspres kemarin, kantor Dispora yang bercat putih dan biru itu, belum terlihat kesibukan berarti. Bau cat masih terasa di kantor yang masih dalam tahap renovasi itu. Beberapa orang pegawai tampak sibuk memasang gorden. Sementara di bagian belakang kantor beberapa orang pekerja sibuk menggali tanah untuk memasang pondasi untuk perluasan bangunan.

Berbeda dengan Badan Penanggulangan Bencana (BPB) yang sebelumnya bernama Dinas Kesejahteraan Sosial, Penanggulangan Bencana dan Banjir. Saat ini, Kepala BPB Dedi Henidal masih menumpang di salah satu ruangan di Kantor Dinas Sosial Tenaga Kerja Kota Padang, Jalan Rasuna Said.

“Kendati belum memiliki kantor, tapi saya tetap beraktivitas. Saat ini saya sedang menyusun atau membuat RKA (Rencana Kebijakan Anggaran) serta rencana strategis dengan tim penanggulangan bencana Kota Padang,” ujar Dedi Henidal.

Mengingat BPB belum memiliki sarana untuk operasional seperti perangkat komputer, terpaksa Dedi menumpang di sejumlah SKPD. “Saya cukup memahami kondisi ini terjadi karena anggaran belum ada,” ungkapnya.

Persoalan tidak hanya sebatas kantor. Stafnya juga kurang. Saat ini, ia baru memiliki tiga Kepala Bidang dan seorang Sekretaris. Sedangkan kebutuhan minimal 30 staf, dan 20 orang di antaranya petugas lapangan.

Menunggu Anggaran
Terpisah, Asisten III Setko bidang Administrasi, Didi Aryadi, mengatakan SKPD baru seperti Dispora, dan BPB memang belum efektif pelayanannya karena beberapa kendala, salah satunya persoalan anggaran. Sedangkan untuk pegawai, sebagian sudah dipindahkan ke dua SKPD itu. Selebihnya lagi sedang diatur atau disusun Badan Kepegawaian Daerah (BKD).

Untuk pejabat struktural sudah ada dilengkapi beberapa orang staf dan juga sudah ada yang bekerja. “Yang pasti begitu pejabat eselon IV dilantik seiring pengesahan anggaran, masing-masing SKPD dipastikan akan efektif beraktivitas,” katanya.

Dinilai Keterlaluan
DPRD menilai kondisi tersebut membuktikan Pemko tidak siap dalam menyusun SOTK baru, yang disahkan akhir tahun 2008. Menurut Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Padang Sabaruddin Herman, seharusnya saat pembahasan SOTK di tingkat DPRD bersama Pemko, pihak Pemko sudah mulai mempersiapkan kantor bagi dinas-dinas baru yang diusulkan.

“Paling tidak, saat pembahasan itu sudah ada gambaran dinas baru apa yang akan melengkapi SOTK. Kalau seperti sekarang, dengan kantor dinas yang masih menyewa rumah warga atau masih menumpang, terlihat jelas ketidakseriusan Pemko menjalankan tupoksinya,” tegas Sabaruddin.

SOTK, dijelaskan Sabaruddin merupakan penjabaran dari PP No 38 tahun 2007 tentang pembagian urusan wajib dan urusan pilihan pemerintah daerah, dan PP No 41 tahun 2007 tentang organisasi perangkat daerah. Jadi, jika Pemko mengusulkan dinas baru, haruslah dengan persiapan yang sangat matang, bukan hanya tugas, namun fasilitasnya juga harus jadi prioritas. “Kalau tidak, bagaimana mereka mau melayani masyarakat,” ulas Ketua Fraksi PPP ini.

Apalagi, dengan dikeluarkannya anggaran ratusan juta hanya untuk menyewa rumah warga. Padahal Pemko sendiri memiliki banyak aset bangunan yang bisa dimanfaatkan sebagai kantor dinas.

“Kalau perlu koordinasi dengan pemerintah provinsi untuk pemakaian gedung milik pemerintah provinsi,” kata Sabaruddin. Sehingga, lanjutnya, bisa dilakukan efisiensi anggaran, dan dialokasikan kepada sektor riil yang sangat penting. (ita/lia)

Golkar siap Hadapi SBY

Jumat, 13/02/2009 21:05 WIB
Wacana Blok M dan Blok S
'Gerakan Non-blok' Golkar siap Hadapi SBY
Reza Yunanto - detikPemilu

Jakarta - Menguatnya wacana Blok M (Megawati) versus Blok S (SBY) dianggap menyepelekan Partai Golkar (Golkar) sebagai partai besar. Jika opsi SBY-JK tak berlanjut, Golkar siap mengusung gerakan non-blok dan berhadap-hadapan dengan SBY di Pilpres.

Ketua DPP Partai Golkar Priyo Budi Santoso mengatakan jika Golkar sebenarnya punya opsi lain selain mempertahankan duet SBY-JK, yakni memimpin koalisi alternatif yang tak memihak ke salah satu blok, baik Blok M atau Blok S.

"Sekarang ada Blok M dan Blok S, bisa saja Golkar mengambil inisiatif memimpin gerakan non-blok," ucap Priyo di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (13/2/2009).

Inisiatif Non-blok Golkar ini, diyakini Priyo bukan sesuatu yang mustahil. Golkar adalah partai besar, dan tak akan sulit mencari partner koalisi untuk mengusung capres.

Hitung-hitungan Priyo, jika di Pilpres nanti yang bertarung adalah Blok M, Blok S, dan Non-blok pimpinan Golkar, maka besar kemungkinan Pilpres akan berlangsung dalam 2 putaran.

Jika di putaran pertama capres Non-blok kalah dan tak bisa lolos ke putaran kedua, maka yang dilakukan selanjutnya sangatlah mudah.

"Golkar akan melakukan koalisi dan menentukan dukungan ke salah satu pasangan capres," imbuh dia.

Tetapi jika bisa lolos ke putaran kedua, capres Non-blok Golkar mungkin saja berhadap-hadapan dengan SBY yang besar kemungkinan diusung oleh Blok S. Dan jika itu yang terjadi, Priyo optimis Non-blok Golkar mampu mengalahkan SBY.

"Bisa saja Non-blok nanti menghadapi SBY. Dan kami yakin Golkar bisa menang," kata ketua Fraksi Partai Golkar di DPR ini.

Hanya saja jika Golkar memimpin Non-blok, siapa kader Golkar yang akan diusung sebagai capres. Merujuk pada kebijakan partai, menurut Priyo Ketua Umum Jusuf Kalla (JK) tentunya yang terkuat. ( Rez / irw )

Ronaldo Senang Dicaci-maki


Rabu, 04/02/2009 10:41 WIB

detiksport.com/sepakbola/

Ronaldo Senang Dicaci-maki

Sebagai seorang bintang, Cristiano Ronaldo sadar bahwa selain memiliki banyak penggemar, tak sedikit juga yang tidak suka padanya. Ia kini menantang bagi para pencelanya, agar terus saja mencaci-makinya.

Kemoterapi

Rahasia Penyembuhan Kanker

SETELAH bertahun-tahun mengatakan pada khalayak bahwa kemoterapi adalah cara satu-satunya untuk mencoba dan menghilangkan penyakit kanker, Rumah Sakit John Hopkins Baltimore Maryland, USA, akhirnya menemukan alternatif lain. (baca selanjutnya)

Rahasia Penyembuhan Kanker

SETELAH bertahun-tahun mengatakan pada khalayak bahwa kemoterapi adalah cara satu-satunya untuk mencoba dan menghilangkan penyakit kanker, Rumah Sakit John Hopkins Baltimore Maryland, USA, akhirnya menemukan alternatif lain.

Temuan itu menjelaskan, tiap orang mempunyai sel kanker. Sel kanker ini tidak tampak dalam pemeriksaan standar sampai sel-sel ini berkembang biak hingga berjuta jumlahnya. Pemeriksaan yang dilakukan sudah tidak dapat mendeteksi sel-sel kanker karena sel-sel tersebut sudah berada di bawah ukuran atau jumlah yang dapat terdeteksi.

Dijelaskan pula, sel kanker tumbuh antara enam sampai lebih dari 10 kali dalam jangka waktu hidup manusia. Pada saat kekebalan tubuh seseorang tinggi, sel-sel kanker akan dihancurkan dan dicegah sehingga tidak dapat bertambah banyak dan membentuk tumor.

Pada saat seseorang menderita kanker, ini menunjukkan bahwa orang tersebut mengalami beberapa kekurangan nutrisi. Ini dapat terjadi karena faktor genetika, lingkungan, makanan dan cara hidup.

Untuk menanggulangi kekurangan nutrisi dan memperkuat sistem kekebalan tubuh, dapat ditempuh dengan mengubah diet (cara makan) dan menambahkan asupan suplemen.

Kemoterapi adalah sebuah upaya meracuni sel kanker yang bertumbuh cepat, tapi pada saat yang sama juga menghancurkan pertumbuhan sel sehat dalam tulang sumsum, gastro-intestinal tracts (saluran pencernaan). Selain itu, dapat menyebabkan kerusakan pada organ-organ lain, seperti hati, ginjal, jantung, paru-paru dan sebagainya.

Sedangkan radiasi, bersamaan dengan fungsinya yang menghancurkan sel kanker, juga menyebabkan luka bakar, meninggalkan bekas luka, dan merusak sel, tissues, dan organ yang sehat.

Perawatan dini dengan kemoterapi dan radiasi dapat mengurangi ukuran tumor. Namun, penerapan kemoterapi dan radiasi yang berkepanjangan tidak akan menghasilkan pengurangan tumor lebih lanjut.

Pada saat tubuh menanggung beban racun yang berlebihan dari kemoterapi dan radiasi, sistem kekebalan tubuh akan terancam atau hancur. Karena itulah seseorang akan mengalami berbagai macam infeksi dan komplikasi.

Dalam temuan itu diterangkan, kemoterapi dan radiasi dapat menyebabkan sel kanker bermutasi dan menjadi tahan dan sulit untuk dihancurkan. Operasi juga dapat menyebabkan sel kanker menyebar ke tempat-tempat lainnya.

Nah, cara efektif untuk melawan kanker adalah dengan membuatnya kelaparan, yaitu dengan cara tidak memberikan makanan yang dibutuhkan dalam sel untuk dapat berkembang biak.

Pada umumnya, pertumbuhan sel kanker memakan berbagai macam asupan yang masuk ke dalam tubuh. Salah satunya adalah gula. Dengan meniadakan gula dalam asupan makanan itu, berarti menghilangkan makanan utama sel kanker.

Pengganti gula seperti NutraSweet, Equal, Spoonful, dibuat dari Aspartame, dan ini berbahaya. Pengganti yang lebih natural yaitu madu Manuka atau molasses, tapi dalam jumlah yang sedikit. Garam meja mengandung bahan kimia tambahan untuk menjadikannya putih. Alternatif yang lebih baik yaitu Bragg's aminos atau garam laut.

Susu menyebabkan tubuh menghasilkan mucus, terutama di dalam gastro-intestinal tract (saluran pencernaan). Mucus juga makanan sel kanker. Dengan meniadakan susu dan menggantikannya dengan susu kedelai (tanpa gula), sel-sel kanker akan kelaparan.

Sel-sel kanker berkembang dengan baik di lingkungan yang tinggi asam. Dietari yang berbasis daging sangat tinggi kadar asamnya. Oleh karena itu lebih baik mengkonsumsi ikan, sedikit ayam daripada sapi atau babi. Daging juga mengandung antibiotic, hormon tambahan dan parasit-parasit untuk peternakan. Kesemuanya ini sangat berbahaya, terutama untuk penderita kanker.

Kanker adalah penyakit yang melibatkan pikiran, tubuh dan jiwa. Jiwa yang proaktif dan positif akan membantu penderita kanker untuk sembuh. Kemarahan, tidak dapat memaafkan, dan kegetiran menjadikan tubuh dalam situasi yang tegang dan berkadar asam tinggi. Karena itu, belajarlah untuk berjiwa lembut dan pemaaf serta bersantai dan menikmati hidup. (nsa)